HUT 10 Tahun KSTV 2017 Sparkling Specta HUT10 KSTV
 
|

Polsek Pesantren Jemput Pelaku Curanmor Di Rutan Medaeng

Polsek Pesantren Jemput Pelaku Curanmor Di Rutan Medaeng #Foto Yanuar Dedy

 

 

 

Jumat 31 Maret 2017

Yanuar Dedy

Kediri– Seorang narapidana Rutan Kelas 1 Medaeng Surabaya diciduk, Unit Reserse Kriminal Polsek Pesantren Kota Kediri atas kasus pencurian kendaraan bermotor. tahanan yang sebelumnya terjerat kasus pencopetan ini, kini terpaksa harus menjalani proses hokum ancaman pidana 5 Tahun penjara dan sisa vonis 5 bulan yang belum ia jalani di Surabaya.


adalah J-Nur (19) baru saja tiba  di Mapolsek pesantren Kota Kediri dan langsung akan menjalani proses hukum baru lagi meski tengah menjalani masa tahanannya ,sebagai narapidana penghuni Rutan Medaeng dengan kasus pencopetan Di Surabaya ini kembali diciduk polisi, atas kasus pencurian kendaraan bermotor di Kota Kediri

Kasus tersebut terjadi pada bulan Juli 2016 lalu, pelaku yang sebelumnya diamankan atas kasus pencopetan ini, terbukti menguasai satu unit sepeda motor milik Irnawati, warga Blabak Kecamatan pesantren Kota Kediri. saat itu, pelaku yang mengetahui rumah korban dalam keadaan kosong langsung membawa kabur sepeda motor yang kuncinya tengah menancap.

Usai melakukan aksi kejahatannya remaja ini mengaku menjual barang curiannya di wilayah Surabaya dengan harga 2 juta 3 ratus ribu rupiah, yang kemudian ia gunakan untuk membeli hanphone dan pesta minuman keras.
“Saya buat pesta miras dan beli hape pak” ucap J Nur kepada Petugas.

 

Tersangka dibawa ke Kediri dengan didampingi Petugas Rutan Kelas 1 Medaeng Surabaya. setelah menjalani pemeriksaan singkat, pelaku dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan kelas 2A Kediri. sebelumnya, pelaku divonis 10 bulan penjara  dan sudah menjalani 5 bulan masa tahananya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku harus kembali menjalani tahanan di lembaga pemasyarakatan kelas 2 Kediri. pelaku terancam pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara ditambah 5 bulan sisa masa tahanannya di rutan Surabaya.