HUT 10 Tahun KSTV 2017 Sparkling Specta HUT10 KSTV
 
|

Pedas Nikmatnya ‘Sego Goreng Jangkrik’

Surabaya, kstv.co.id – Bagi Anda penikmat rasa pedas, cabe atau sambal bak candu bagi lidah Anda. Apalagi bila disajikan dalam porsi banyak pada makanan, seperti “Sego Goreng Jangkrik” super pedas dari Warung Jangkrik. Ini tantangan bagi Anda pecinta cabe!.

Penampilan luar selalu berhasil menipu mata. “Sego Goreng Jangkrik” tak ubahnya seperti nasi goreng biasa. Warna nasinya coklat kemerahan, dihiasi dengan daun selada hijau. Belum lagi acar dari berbagai jenis dan warna, mulai dari timun yang hijau, bawang merah segar, wortel, hingga nanas yang berwarna kuning cerah.

Di atas nasinya bertaburan daun bawang berpadu dengan bawang goreng. Ada tambahan “kriuk-kriuk” lagi di atasnya, yang terbuat dari telor yang digoreng hingga betul-betul kering. Tentu tak ketinggalan kerupuk sebagai penyedap rasa nasi goreng tesebut. Bila diperhatikan lebih jauh, nasi ini rupanya juga dihiasi dengan butiran-butiran cabai berwarna kuning pucat yang menandakan rasa “khas” dari “Sego Goreng Jangkrik.

Sendokan pertama, lidah masih merasakan panas yang tercampur antara panas makanan dan panas cabe. Begitu sendokan kedua, ketiga, dan seterusnya, tingkat pedas menjadi semakin bertambah. Setiap menyendok rasanya lidah seperti tertusuk-tusuk. Rasa pedasnya bisa membuat orang keringatan dan mencucurkan air mata.

“Cabenya digerus dan dijadikan bumbu, jadi tidak tahu pasti berapa banyak cabe untuk satu porsi,” jelas pria yang merupakan suami dari pemilik Warung Jangkrik ini, “yang jelas dalam sekali beli, kami bisa membeli hingga 40 – 70 kg cabe.”

Ide untuk membuat “Sego Goreng Jangkrik” ini muncul dari kebiasaan makan-makan bersama dengah porsi besar. Apalagi bila rasanya super pedas, tentu acara makan jadi bertambah seru. Sementara nama “jangkrik” yang sebetulnya termasuk kata-kata umpatan di Surabaya, menjadi inspirasi menu super pedas ini.

“Bayangkan orang-orang yang makan ini dan kepedasan, pasti akan bilang ‘jangkrik!’ Dari sinilah nama “Jangkrik” menjadi pilihan kami,” ceritanya lagi.

Berhubung didesain untuk makan besar, “Sego Goreng Jangkrik” hanya bisa dibeli dalam porsi besar, sekitar 4 – 5 porsi. Harganya pun terjangkau, yakni Rp 30.000,00 per piring besar. Bagi Anda yang hanya ingin makan sendirian, bisa juga memesan menu “Sego Goreng” seharga Rp 12.000,00 per porsi. Tingkat kepedasannya bisa diatur, apakah mau sedang atau super pedas.

Selain menu utama di atas, masih ada dua andalan lagi dari Warung Jangkrik yakni “Sego Jangkrik” dan “Sego Sambel Wonokromo”. Kedua jenis makanan ini merupakan makanan nostalgia milik keluarga pemilik Warung Jangkrik. “Sego Jangkrik” hampir serupa dengan sego kucing. Menu ini terdiri atas nasi putih panas, bihun, telor rebus pindang setengah, dan tongkol yang dimasak sambal. Sementara “Sego Sambel Wonokromo” terdiri dari nasi putih, telur goreng, tepem, dan ikan pe. Dua menu ini bisa dibeli dengan haraga Rp 8.000,00 dan Rp 10.000,00.

Warung Jangkrik tidakhanya menyediakan menu “sego”. Ada juga menu hasil resep keluarga yakni “Daging Goreng”. Sepintas hanya seperti daging goreng biasa, namun rasanya sudah pasti enak di lidah. Lauk jenis ayam pun disediakan di sini, mulai dari “Pitik Goreng” dan “Pitik Mekrok”. Ada juga menu lama yang mungkin sudah lama kita dengar: “Kul Emak”. Semua makanan lezat ini bisa dibeli mulai dari harga Rp 10.000,00 – Rp 17.000,00.

Sebagai teman makan, Anda juga bisa membeli berbagai macam minuman di sini. Salah satu yang khas adalah Es The Labu. Meski warnanya serupa dengan Es The, namun rasanya lebih segar. Cocok menjadi penyeimbang rasa pedas ketika makan “Sego Goreng Jangkrik”. Cukup membayar Rp 5.000,00, Es The Labu langsung menjadi milik Anda. Jangan lupa mencoba kesegaran minuman lainnya, seperti berbagai jenis milkshake, lemon tea, milo, dan sebagainya.

Warung Jangkrik pertama kali didirikan sekitar satu tahun yang lalu. Awalnya ada di Citraland, kemudian berkembang di Ubaya. Baru dua minggu yang lalu, Warung Jangkrik memanjakan lidah warga Jemursari dan sekitarnya. Khusus di Jemursari, menunya memang masih terbatas karena baru dibuka namun semua menu andalan sudah ada di sini. Jadi tak perlu pergi jauh-jauh untuk merasakan nikmatnya rasa pedas “Sego Goreng Jangkrik”. Rencananya, Warung Jangkrik akan membuka cabang di Perak dan Petra. [vas/but]

beritajatim,com


Tags: ,