Jadwal Persik Divisi Utama 2013 Liga Indonesia Kstv.co.id Klik Disini
 
|

Panggung Tarung Bebas, Peringati Lirboyo

Kediri, kstv.co.id – Dalam rangka memperingati 1 abad suatu Pondok Pesantren di Kediri, tradisi pencak dor atau panggung tarung bebas digelar. Selain sebagai ajang mencoba kekuatan badan dan ilmu beladiri, juga sebagai ajang uji nyali. Meski mengalami luka, namun para peserta mengaku ada kepuasan dan kebanggaan tersendiri jika bisa naik ke atas panggung.

Panggung tarung bebas ini digelar oleh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri dalam rangka memperingati 1 abad dan masa liburan tahunan menyambut datangnya ramadhan. Dalam acara pencak dor atau tarung bebas ini, para peserta rata – rata berasal dari berbagai perguruan pencak silat, sasana tinju ataupun perguruan ilmu bela diri lainnya. Bahkan warga biasa juga bisa naik panggung asal ada keberanian untuk bertarung.

Panggung tarung pencak dor ini tak jauh beda dengan pertarungan pencak silat atau tinju. Namun dalam laga bebas ini tidak ada peraturan resmi dalam pertandingan, sehingga  kedua petarung bisa melumpuhkan lawannya dengan berbagai cara. Hanya jika sewaktu waktu salah seorang pemain sudah mulai kalah atau terluka, seorang wasit dan sejumlah pendekar yang mengawasi jalannya pertandingan dan menghentikannya.

Selain tidak ada peraturan resmi, dalam laga pencak dor ini wasit tidak pernah menunjuk siapa yang menang atau yang kalah, semua selesai begitu saja saling bersalaman dan tidak boleh ada rasa dendam atau berlanjut perkelahian di luar panggung.

Panggung tarung bebas ini sudah ada sejak dulu. Awalnya sebagai uji ilmu beladiri yang diajarkan di dalam Pondok Pesantren, kemudian berkembang menjadi ajang uji coba antar perguruan ilmu beladiri dan akhirnya menjadi tradisi tarung bebas. Agar para pemain bisa bertanding sportif, konon mereka yang mempunyai ilmu kekebalan tubuh akan hilang ketika naik panggung dan bagi mereka yang terluka biasanya cepat sembuh. Meski bagi sebagian orang, laga pencak dor ini mengandung resiko cidera dan para peserta tidak diberi imbalan apa-apa selain sepiring nasi yang diberikan panitia, namun tradisi pencak dor ini begitu diminati warga.(and/hyd)


Related Posts

  1. Harga Sembako Terus Melonjak
  2. Warga Keluhkan Penutupan Jalan