HUT 10 Tahun KSTV 2017 Sparkling Specta HUT10 KSTV
 
|

Anak Punk Kediri Dibuatkan Rumah Karya

 

Walikota Bersama Anak Punk Resmikan Rumah Karya

Selasa, 18 April 2017

Yanuar Dedy

Kediri – Demi merubah masa depan anak Punk, Kota Kediri mendirikan Rumah Karya, Rumah Karya menjadi wadah bagi peningkatan kreativitas anak jalanan dan pembelajaran ketrampilan demi masa depan mereka, seperti keterampilan membatik, berbahasa Inggris dan keterampilan lainnya.

Peresmian Rumah Karya dilakukan secara langsung oleh walikota Kediri Abdullah Abu Bakar di kelurahan pojok kecamatan Mojoroto kota Kediri.

Di rumah ini , para anak jalanan dapat belajar keterampilan sesuai dengan bakat dan minat mereka, serta English massive atau berbahasa Inggris secara aktif sekaligus mengikuti kejar paket A, B maupun C untuk pengembangan bekal pendidikan mereka.

Rumah karya ini digagas sebagai solusi atas kondisi anak jalanan yang sebagian besar putus sekolah akibat broken home dan kenakalan remaja.

“Ini untuk menyelesaikan angka putus sekolah , dan menumbuhkan kreativitas mereka dan tidak berada dijalanan” kata Abdullah abu bakar , walikota Kediri . Selasa, (18/04/2017)

Program ini sejalan dengan perwujudan kota ramah anak yang kini digadang gadang Pemerintah kota Kediri.

“Semoga ini dapat dimanfaatkan secara maksimal” imbuhnya

Program ini disambut positif oleh para anak jalanan. Mereka antusias menanti program yang siap diberikan kepadanya. Ini dapat menjadi wadah mereka , untuk tidak terus kembali ke jalanan seperti yang kerap terjadi selama ini.

“Kita akan membentuk kreativitas disini, kita buktikan. Kita akan jaring semua anak punk di kota kediri, karena Punk di kota Kediri juga memiliki kemampuan yang tidak bisa dipandang sebelah mata, hanya keadaan yang memaksa mereka berada di jalanan” kata Edi Firmansyah , perwakilan anak punk.

Hingga saat ini , ada 15 anak jalanan yang sudah tergabung di rumah karya Kota Kediri, diharapkan kedepannya dengan Rumah Karya, tidak akan adalagi anak jalanan di Kota Kediri.